Install dan Konfigurasi Nginx server di GNU/Linux


Assalamualaikum Wr.Wb...
dengan diberikan nikmat dan rezeki dari Allah SWT, saya Mr.GagalTotal666 akan
berbagi kepada anda yaitu tentang Install dan Konfigurasi Nginx server di GNU/Linux.

sedikit penjelasan dari Nginx server menurut sumber media internet

Nginx adalah server HTTP dan Proxy dengan kode sumber terbuka yang bisa juga
berfungsi sebagai proxy IMAP/POP3. Kode sumber nginx ditulis oleh seorang warga
negara Rusia yang bernama Igor Sysoev pada tahun 2002 dan dirilis ke publik pada
tahun 2004. Nginx terkenal karena stabil, memiliki tingkat performansi tinggi dan
minim mengonsumsi sumber daya.

Nginx juga memiliki fitur seperti reverse proxy multiple protocols
(HTTP, Memcached, PHP‑FPM, SCGI, uwsgi), Stream HTTP video
(FLV, HDS, HLS, MP4) serta HTTP/2 gateway.(wikipedia)

oke lanjut ke installasi dan konfigurasi nya, ikuti langkah berikut jika anda ingin install
nginx di server linux, mohon maaf sebelum nya saya contohkan hanya di localhost

buka terminal/console kemudian remote server anda
karena nginx sudah terdapat di repository tiap masing-masing distro linux lain nya
$ sudo apt update
$ sudo apt install nginx atau apt install nginx -y

perintah diatas hanya untuk turunan debian, ubuntu dan mint
untuk distrol lain nya pastikan sesuaikan paket manajemen nya, contoh

install nginx di keluarga centos dan turunan nya
$ sudo yum install epel-release
$ sudo yum install nginx
install nginx di keluarga arch linux dan turunan nya
$ sudo pacman -Syu
$ sudo pacman -S nginx
install nginx di keluarga gento dan turunan nya
$ sudo su -
$ emerge --sync
$ emerge --update --deep --with-bdeps=y @world
$ sudo emerge -pv nginx
$ equery uses nginx
$ emerge --ask nginx
install nginx di keluarga fedora dan turunan nya
$ sudo dnf update
$ sudo dnf install nginx
oke lanjut.. ke tahap menyesuaikan firewall di nginx

sebelum kita dapat menguji Nginx, kita perlu mengkonfigurasi ulang perangkat lunak firewall
untuk memungkinkan akses ke layanan. Nginx mendaftarkan dirinya sebagai layanan dengan
ufw, setelah instalasi. Ini membuatnya lebih mudah untuk memungkinkan akses Nginx.

contoh membuat daftar konfigurasi nya seperti ini
$ sudo ufw app list

seperti yang Anda lihat, ada tiga yang tersedia untuk Nginx :

- Nginx Lengkap/Full : Profil ini membuka kedua port 80 (lalu lintas web normal
dan tidak terenkripsi) dan port 443 (lalu lintas terenkripsi TLS / SSL)
- Nginx HTTP : Profil ini hanya membuka port 80 (lalu lintas web normal dan tidak terenkripsi)
- Nginx HTTPS : Profil ini hanya membuka port 443 (lalu lintas terenkripsi TLS / SSL)

kalau anda install di server beneran dan tidak di localhost, pilih saja SSL atau profil nginx full
dan nginx Https, karena ini saya berada di localhost jadi saya pilih http dengan port 80
aktifkan http dengan sebagai berikut
$ sudo ufw allow 'Nginx HTTP'

cek status apakah sudah di verifikasi http nya, dengan perintah sebagai berikut
$ sudo ufw status
maka output seperti ini
Status: active
sebelum cek di browser agar konfigurasi tidak error, ketik perintah ini
untuk default konfigurasi agar success
$ sudo nginx -t

baru deh kita cek di browser, sebelum cek di browser juga kita liat
status nginx apakah sudah aktif
$ systemctl status nginx

kalau nginx belum aktif, aktifkan nginx dengan perintah berikut
$ systemctl restart nginx
$ systemctl start nginx
$ systemctl stop nginx > untuk berhentikan nginx
$ systemctl reload nginx > fungsi ini sama seperti restart
Secara default, Nginx dikonfigurasi untuk memulai secara otomatis ketika
booting server. Jika ini bukan yang anda inginkan, anda dapat menonaktifkan perilaku
ini dengan mengetik perintah
$ systemctl disable nginx
untuk mengaktifkan kembali layanan untuk memulai saat boot,
anda dapat mengetik perintah
$ systemctl enable nginx
dan selanjut nya langkah terakhir cek browser, dengan alamat IP server anda,
kalau masih localhost cukup ketik di browser localhost dan alamat IP 127.0.0.1
$ 127.0.0.1
$ localhost

nginx pun sudah aktif dan berhasil tampil
nah bagaimana kalau nginx masih error dan tampilan blank ?
pastikan anda install paket php dan lamp server, contoh
$ sudo apt php-fpm php-mysql php-cli php-gd php-json php-xml

sedikit penjelasan untuk server configurasi nya

- /etc/nginx : direktori konfigurasi nginx. Semua file konfigurasi Nginx berada di sini.
- /etc/nginx/nginx.conf : file konfigurasi Nginx utama. Ini dapat dimodifikasi untuk
membuat perubahan pada konfigurasi global Nginx.
- /etc/nginx/sites-available/ : direktori tempat per-site "server blocks" dapat disimpan.
Nginx tidak akan menggunakan file konfigurasi yang ditemukan di direktori ini kecuali
mereka terhubung ke direktori yang didukung situs (lihat di bawah). Biasanya, semua
konfigurasi blok server dilakukan di direktori ini, dan kemudian diaktifkan dengan
menautkan ke direktori lain.
- /etc/nginx/sites-enabled/ : direktori tempat mengaktifkan "blok server" per-situs
disimpan. Biasanya, ini dibuat dengan menghubungkan ke file konfigurasi yang ditemukan
di direktori yang tersedia di situs.
- /etc/nginx/snippet : direktori ini berisi fragmen konfigurasi yang dapat dimasukkan
di tempat lain dalam konfigurasi Nginx. Segmen konfigurasi yang berpotensi diulang
adalah kandidat yang baik untuk refactoring ke snippet.

oke mungkin itu saja mengenai artikel installasi nginx di GNU/Linux
kalau ada kekurangan dan kesalahan berikan masukan nya ya
jika anda masih kurang mengerti silakan berkomentar

sekian dan semoga bermanfaat...

Wasalamualaikum Wr.Wb...
Previous
Next Post »